Carlos Mendoza memantau proyek infrastruktur skala besar dan pola pertumbuhan ekonomi jangka panjang di Asia Tenggara. Beliau memberikan prospek strategis mengenai energi dan transportasi.
Laporan menunjukkan pasar logistik e-commerce lintas batas Asia Tenggara mencapai 9,08 miliar dolar AS pada tahun 2025, dan diperkirakan meningkat menjadi 15,39 miliar dolar AS pada tahun 2030. Konektivitas infrastruktur regional, peningkatan teknologi, dan penyesuaian kebijakan bersama-sama mendorong pertumbuhan pasar, dengan Thailand dan Indonesia menjadi medan pertempuran kunci.
Berdasarkan prediksi GlobalData, pendapatan layanan seluler Indonesia akan mencapai 12,1 miliar dolar AS pada tahun 2030, dengan konsumsi data dan penyebaran 5G mendorong pertumbuhan, sementara pendapatan suara terus menurun. Tren ini mencerminkan percepatan digitalisasi ekonomi terbesar di ASEAN dan memberikan dorongan baru bagi integrasi rantai pasokan regional dan ekonomi digital.
Kamboja mengembangkan talenta keuangan berkelanjutan melalui ESG Challenge, bertujuan untuk meningkatkan daya saingnya di bidang keuangan hijau di kawasan ASEAN, yang memiliki dampak mendalam terhadap integrasi keuangan ASEAN dan pembangunan berkelanjutan.
Berdasarkan analisis data dan kebijakan terbaru, membahas bagaimana fintech Filipina membangun ekosistem inklusi keuangan di sekitar remitansi, serta implikasinya terhadap integrasi keuangan regional ASEAN.
Presiden SCG mengungkap jalur transformasi industri ASEAN, dari ketahanan jangka pendek dan transformasi digital jangka menengah-panjang hingga pertumbuhan hijau, menyoroti tren jangka panjang kolaborasi regional dan integrasi rantai nilai lintas negara.
Xiamen ITG pada Konferensi Global Expansion Summit ketiga mengusulkan jalur transformasi dari pedagang global menjadi integrator rantai nilai. Praktiknya di Indonesia, Vietnam, dan Singapura menunjukkan bagaimana perusahaan rantai pasok Tiongkok tertanam secara mendalam dalam ekosistem industri ASEAN, mendorong rekonstruksi dan peningkatan rantai pasok regional.
EuroCham Cambodia Tax Forum 2026 berfokus pada formalisasi ekonomi dan reformasi pajak yang berorientasi investor, menganalisis dampak kebijakan ini terhadap lingkungan investasi di Kamboja dan kawasan ASEAN.
Kepala Investasi Khazanah Nasional Malaysia menyatakan bahwa Malaysia harus melampaui manufaktur tradisional dan keluar dari model "ekonomi hotel". Transformasi ini tidak hanya terkait dengan nasib negara, tetapi juga memberikan cetak biru bagi ekonomi ASEAN untuk melompat dari basis perakitan menjadi pusat inovasi.
Operator telekomunikasi terkemuka Kamboja, Smart, mengumpulkan para pemimpin bisnis untuk mendorong penerapan 5G, AI, dan keamanan siber di perusahaan. Peristiwa ini mencerminkan tren jangka panjang percepatan perkembangan ekonomi digital di Kamboja dan kawasan ASEAN serta meningkatnya kebutuhan transformasi digital perusahaan.
Pengguna mobile banking Kamboja telah menembus 10 juta, nilai pembayaran tahunan KHQR telah melebihi 105 miliar dolar AS, menandai perkembangan lompatan ekosistem keuangan digitalnya, dan juga mendorong interkoneksi pembayaran regional ASEAN memasuki tahap baru.
Lima bulan pertama tahun 2026, nilai produksi industri Vietnam mencapai rekor tertinggi dalam empat tahun, dengan IIP tumbuh 9,1%, mencerminkan tren pendalaman relokasi industri manufaktur dan restrukturisasi rantai pasok di kawasan ASEAN.
Phnom Penh, Kamboja, pada 5 hingga 6 Juni menggelar pameran pariwisata “Musim Hijau” dan kegiatan pencocokan bisnis. Sekilas ini tampak seperti sebuah agenda pameran dan konferensi lokal, tetapi sesungguhnya mencerminkan bahwa industri pariwisata ASEAN sedang beralih dari pemasaran destinasi tunggal ke tahap baru, yakni pengorganisasian sumber wisata lintas batas, koneksi jaringan bisnis, dan perkembangan terkoordinasi sektor jasa.
Envision Energy dan Impact Electrons Siam mendorong proyek tenaga angin lintas batas di Laos. Secara lahiriah, ini tampak seperti kerja sama energi tunggal, tetapi sebenarnya mencerminkan tren yang lebih dalam: interkoneksi listrik ASEAN, sistematisasi energi bersih, dan peningkatan industri regional.
Data S&P Global menunjukkan bahwa PMI manufaktur ASEAN pada bulan Mei naik ke 51,5, mencatat kenaikan pertama dalam tiga bulan terakhir. Pesanan baru dan output membaik, menunjukkan bahwa rantai manufaktur regional masih tangguh, tetapi penurunan ekspor, keterlambatan pengiriman, dan tekanan inflasi juga mengingatkan pasar: pemulihan manufaktur ASEAN bukanlah proses yang berlangsung secara linear, melainkan mencari keseimbangan di tengah fluktuasi permintaan eksternal, restrukturisasi rantai pasok, dan tekanan biaya.
Ekosistem fintech Laos pada tahun 2026 meskipun masih berada pada tahap awal, namun pembayaran seluler, interoperabilitas kode QR, dan pembayaran ritel lintas batas sedang menghubungkan ekonomi tanpa laut ini lebih erat ke jaringan ekonomi digital ASEAN.